Inspirasi

Sejarah Langgar Maskanussalam – Brotonegaran Ponorogo (bagian 2/2)

Keberadaan Langgar Maskanussalam di waktu berikutnya mendapat sambutan baik dari banyak kalangan. Jika dihitung, ada sekitar 50-60 santri yang ikut mengaji Qur’an, dengan tetap menggunakan metode sorogan. Sehingga pada periode ketiga ini, Mbah Sulaiman dan Mbah Parmiyati bahu-membahu mengajar santri-santriwati-nya, tidak hanya baca Qur’an, tetapi juga ditambahi materi Fashalatan (thaharah, shalat, dan zakat). Sehingga kerap terjadi sorogan belum selesai ketika masuk waktu Shalat Isya’ meskipun penambahan ayat tidak begitu panjang, hanya 1-2 ayat saja untuk masing-masing santri.

Sejarah Langgar Maskanussalam – Brotonegaran Ponorogo (bagian 1/2)

Sebelum Mbah Sulaiman menamai langgar yang telah berdiri, beberapa santri awal (Fadilan dan Sinto) mengusulkan nama “Baqil Huda” yang kurang-lebih bermakna “Petunjuk yang Abadi.” Tetapi usulan tersebut tidak serta merta diterima Mbah Sulaiman, mempertimbangkan sempitnya (ekslusif-nya) makna yang tersirat. Mbah Sulaiman berharap, secara lebih sederhana langgar ini nanti bisa menjadi tujuan siapapun orang yang berharap keselamatan, baik dunia ataupun akhirat. Sehingga atas gagasan beliau sendiri ditetapkanlah nama Maskanussalam, tepat di hari pertama Ramadhan 1388 H atau pada hari Kamis malam Jumat Wage, tanggal 21 November 1968 M.

Legenda Band dan Rental Studio Musik

Nama Ono memang tak bisa lepas dari nama Andternas yang menyertai nama panggilan tersebut. Andternas adalah nama band lokal yang pernah beliau gawangi antara tahun 1997-1999 di Ponorogo. Pada fase tersebut, Andternas sendiri berada pada formasi ke-3 sejak awal dirintis pada tahun 1995.

Legenda Sablon dan Dekorasi Panggung

Nama besar Pete sebagai maestro lukis media luar ruang (outdoor) atau dalam ruang (indoor) dan sablon, sudah tak diragukan lagi. Beberapa acara (event) besar yang tidak bisa lepas dari namanya di kurun akhir 1990-an antara lain GMS (Ganesha Music Show) & Final Night, sebuah perhelatan tahunan dari salah satu sekolah favorit di Ponorogo.

Langkah Para Pejalan *

Satu langkah bisa menjadi capaian yang teramat berarti bagi seseorang. Selayaknya prestasi, upaya itu melibatkan perjuangan melelahkan bagi siapapun yang pernah mengalaminya. Untuk balita yang baru belajar berjalan, satu langkah pertama merupakan momentum kebahagiaan yang ditunggu-tunggu orangtuanya. Untuk seseorang yang pernah mengalami kelumpuhan, satu langkah bisa berarti merekahnya harapan tentang masa depan yang lebih baik.