Refleksi

Terkait Praktik Pendidikan Alternatif*

Ruang-ruang organis nan teduh, spot-spot dolanan, dan ragam pajangan hasil karya anak-anak yang tertata apik menyambut kedatangan kami. Beberapa kelompok anak kami jumpai sedang bermain dan bercengkerama dengan pertautan kegembiraan satu sama lain. Buku-buku menjadi tidak lebih penting daripada kegembiraan anak-anak itu saat bebas bermain bersama teman-teman sejawat di lingkungannya.

Jejak Program Pemberdayaan ala Pemerintah

Niscaya lalu terjadi saling-transfer perlahan-lahan suatu mutasi pola birokrasi ke dalam sendi-sendi sikap dan pemikiran para pelaku yang terlibat tadi, menyinergi dalam tatanan baru yang nampak kondusif. Suatu tatanan yang ketika kita tengok lebih dalam hanya menguntungkan segelintir elit birokrasi dan elit masyarakat, karena bagaimana pun masyarakat bawah secara umum hanya mampu menerimanya sebagai kebenaran, karena iklim yang demikian, karena kuasa sebuah kekuatan yang tak mampu mereka sentuh dan hanya mereka rasakan.

Racikan Citarasa dari Kratonan Hingga Madirda

Bagi saya yang berangkat dari kegamangan antara naluri seni dan nalar teknik yang pas-pasan, masuk ke ekosistem kampus arsitektur tentu saja menjadi suatu kebanggaan. Sensasi melayang itu teramu dalam perpaduan rasa berhasil mengalahkan kecondongan minat pribadi pada bidang seni, dan terpenuhinya harapan orangtua menyekolahkan anaknya di bidang yang sesuai ekspektasi.

Senarai Maulid Pendidikan Alternatif

Sudah cukup banyak koreksi atas praktik pendidikan ala pemerintah saat ini, namun bukan berarti persoalan di dalamnya menjadi cepat terselesaikan, apalagi berharap pada terjadinya perubahan yang menggembirakan. Pun agaknya kita perlu menengok sebentar ke belakang, di mana perkembangan praktik pendidikan bangsa ini pada dasarnya berwatak mandiri dan lokal.

Berbagi Refleksi yang Menggerakkan

Menjadi sebuah kabar gembira manakala masih ada segelintir anak-anak muda yang notabene para sarjana berkumpul, berdiskusi, berbagi hal-hal baik, saling menyemangati dan menebar harapan dari pengalaman-pengalaman kecil yang menginspirasi. Lebih-lebih apa yang tengah dikupas adalah hal-hal maknawi lagi mendasar, melampaui kapasitas profesi ataupun basis keilmuan formal yang pernah ditempuh para pegiatnya.

Kilas Pandang Ujian Tugas Akhir KBQT

Sebagai implementasi pendidikan alternatif, KBQT selalu menggunakan nomenklatur sendiri. Apabila dibaca dari kacamata formal, maka akan terdengar aneh. Tiga belas tahun lalu, muncul istilah ‘disertasi’ untuk menyebut karya yang menandai akhir jenjangnya. Menyusul yang terakhir sejak 3 tahunan lalu disepakati adanya proses ‘Tugas Akhir’ untuk setiap penghujung semester.